Berkali-kali diberitakan ditembak mati, Alimin justru muncul dalam keadaan sehat walafiat. Dia berperan membangun PKI yang terpuruk setelah Peristiwa Madiun.
Sukarno mengangkat Tan Malaka dan Alimin Prawirodirdjo sebagai Pahlawan Nasional untuk memenuhi penyatuan ideologi nasakom atau nasionalis, agama, dan komunis.
Intelektualitas Agus Widjojo sudah terlihat sejak menjadi taruna Akabri. Dia dikenal sebagai jenderal reformis yang mendukung reformasi TNI dan supremasi sipil.
Masa kepemimpinan Sudiro sebagai wali kota Jakarta disebut periode berbenah. Namun, dalam membenahi Jakarta, Sudiro kerap konflik kebijakan dengan pemerintah pusat.
Ryamizard Ryacudu sempat menjadi calon tunggal Panglima TNI, namun gagal karena terganjal faktor politik. Setelah pensiun, Ryamizard diangkat menjadi menteri pertahanan.
Gajah putih simbol kerajaan di Thailand. Hewan suci dan langka ini dipercaya pembawa keberuntungan, sehingga tidak boleh dikonsumsi dan dipekerjakan. Gajah putih dapat menghancurkan lawan.
Sudiro meninggalkan hidup enak di Palembang karena dipanggil Sukarno ke Jakarta. Dia memimpin Barisan Pelopor dan berperan dalam Proklamasi kemerdekaan.
Kala sidak ke Tanjung Priok, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan untuk mencintai rupiah. Dahulu di pengujung Orde Baru gerakan cinta rupiah didengungkan Tutut Soeharto.
Film “The Voice of Hind Rajab” jadi antidot amnesia kisah bocah Gaza yang dibantai Israel dengan 335 peluru. PBB menyertakan tragedinya sebagai bagian dari genosida.
Dulu Wiji Thukul memvisualisasikan fenomena kopi pangku lewat puisi, hari ini Reza Rahadian merekamnya dalam film “Pangku”. Begitu humanis dan mudah dicerna.
Seniman Betawi legendaris yang terkenal karena lawakan dan aktingnya yang natural. Setelah sukses memerankan karakter Engkong Ali, Pak Tile coba merambah dunia politik tapi tak lama.
Miniseri “Adolescence” begitu tajam menguak fenomena incel yang mulanya sekadar wadah curhat tapi bertransformasi jadi kultur yang toxic di jagat maya.
Dokumenter tentang derita warga Palestina yang lolos dari “lubang jarum”. Cerminan perlawanan terhadap penindasan dan pembersihan etnis yang tak berujung.
If Usmar Ismail is called 'the Father of Indonesian Film', what name does Huyung deserve? This one-of-a-kind figure made a name for himself in Indonesian cinema.