top of page



Rekonsiliasi Kecil di Hutan Plumbon
Sekelompok anak muda menginisiasi pemasangan nisan di kuburan massal korban peristiwa 1965 di Plumbon, Semarang. Langkah kecil menuju rekonsiliasi.


Alfatihah Terakhir
“Nyawa kalian tinggal lima menit. Silakan berdoa sebisanya!” teriak komandan tentara kepada anggota dan simpatisan PKI yang akan dieksekusi di hutan jati Plumbon.


Film, Teror Negara, dan Luka Bangsa
Sejak awal rezim Orde Baru berkuasa, militer memahami kekuatan film sebagai alat propaganda.


Gumuljo Wreksoatmodjo Sang Pembela Untung Sjamsuri
Mr. Gumuljo Wreksoatmodjo menjalankan tugasnya sebagai pengacara ketika membela Letkol Untung Sjamsuri. Tak ciut nyali meski setelahnya harus menanggung risiko buruk.


Melawan Sumber Bermasalah
John Roosa baru saja merilis bukunya. Masih tentang peristiwa 1965.


Eksil, Kisah Orang-orang yang Terasing dari Negeri Sendiri
Sejumlah pelajar dan mahasiswa dikirim ke luar negeri untuk menuntut ilmu pada masa Sukarno. Mimpi membangun negeri pupus setelah mereka tak diizinkan kembali ke tanah air setelah peristiwa G30S 1965.


Menyanyi untuk Menyembuhkan
Tragedi 1965 menggoreskan luka dan trauma yang mendalam bagi para penyintas. Paduan suara Dialita berupaya menyembuhkan luka masa lalu itu dengan lagu.


Jurus Litsus Halau Komunis
Penguasa Orde Baru melakukan penelitian khusus untuk membersihkan aparatur negara, sipil maupun militer, dari anasir komunis. Skrining ini dikenal dengan kebijakan bersih diri dan bersih lingkungan.


Kopral Hargijono Tak Sengaja Menembak Ade
Mereka gagal menjemput Nasution. Namun, anak Nasution yang akhirnya jadi korban.


Waktu Junta Suardi Diperiksa
Dia dikaitkan dengan G30S hingga ditahan. Padahal dia hanyalah PNS yang dilibatkan dalam KOTI.


Mukidjan Bukan Tjakrabirawa
Meski hanya mengamankan jalur luar, dia memimpin penculikan Letnan Jenderal Ahmad Yani. Diganjar hukuman mati.


Boengkoes, Tjakra Terakhir di Cipinang
Ikut serta dalam penculikan Mayjen MT Haryono, dia dijatuhi hukuman mati namun tak pernah dieksekusi.


Setelah Rohayan Menembak Soeprapto
Norbertus Rohayan terlibat G30S dan dihukum mati. Di masa penantiannya, anggota Tjakrabirawa ini kena diabetes.


G30S dalam Pers Belanda
Pers Belanda memandang pembunuhan massal anggota PKI dan orang-orang yang diduga simpatisannya sebagai pelanggaran berat hak asasi manusia, bahkan kejahatan terhadap kemanusiaan.


Dalih Penangkapan Massal
Rekaman video Soeharto berbicara soal G30S beredar. Mengakui adanya penahanan tanpa bukti yang dilakukan oleh negara dengan alasan mencegah aksi rakyat main hakim sendiri.

Ads
Ads
Ads
bottom of page













