Ratu Belanda mengunjungi Indonesia untuk kali pertama dalam sejarah. Setelah bertemu Presiden Soeharto, Ratu Belanda mengunjungi Bandung, Yogyakarta, dan Bali.
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suharto’s re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
Adam Malik dekat dengan pelukis ternama Indonesia dan mengoleksi karya mereka. Sebagian besar dari koleksinya menjadi fondasi awal berdirinya Museum Seni Rupa dan Keramik.
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
Maria Ullfah shared a room with Siti Soendari, the youngest sister of Dr. Soetomo. They had different personalities but complemented each other very well.
Kendati dididik militer di Kadet Brastagi semasa revolusi fisik, Del Juzar merantau ke Jakarta jadi aktor di film-film Usmar Ismail. Berakhir jadi pengacara.
Keluarga van Roijen punya tempat dalam sejarah diplomasi Indonesia. Sang ayah jadi juru runding Belanda dalam perundingan Roem-Roijen dan penyelesaian sengketa Papua. Anaknya menjadi duta besar Belanda untuk Indonesia.
Penyanyi dan aktivis kulit hitam Amerika Serikat, Paul Robeson menyanyi lagu Indonesia Raya dalam aksi solidaritas mendukung kemerdekaan Indonesia. Suaranya juga hadir di KAA.
Getol berorganisasi ketimbang kuliah, Ahmad Subardjo mengubah haluan Perhimpunan Indonesia. Menggagas lambang sampai bikin kopiah untuk identitas nasional.
Bongkahan ubin menjadi simbol perlawanan terhadap penindasan oleh penjajah dan penguasa feodal yang digaungkan Multatuli melalui bukunya, Max Havelaar.
“Nyawa kalian tinggal lima menit. Silakan berdoa sebisanya!” teriak komandan tentara kepada anggota dan simpatisan PKI yang akan dieksekusi di hutan jati Plumbon.
Mr. Gumuljo Wreksoatmodjo menjalankan tugasnya sebagai pengacara ketika membela Letkol Untung Sjamsuri. Tak ciut nyali meski setelahnya harus menanggung risiko buruk.
Sejumlah pelajar dan mahasiswa dikirim ke luar negeri untuk menuntut ilmu pada masa Sukarno. Mimpi membangun negeri pupus setelah mereka tak diizinkan kembali ke tanah air setelah peristiwa G30S 1965.
Tragedi 1965 menggoreskan luka dan trauma yang mendalam bagi para penyintas. Paduan suara Dialita berupaya menyembuhkan luka masa lalu itu dengan lagu.
Penguasa Orde Baru melakukan penelitian khusus untuk membersihkan aparatur negara, sipil maupun militer, dari anasir komunis. Skrining ini dikenal dengan kebijakan bersih diri dan bersih lingkungan.