Tubagus Angke asal Banten melanjutkan Fatahillah memimpin Jayakarta. Sebagai Pangeran Jayakarta II, dia membawa Pelabuhan Sunda Kelapa menandingi Pelabuhan Malaka.
Mesin pendingin mulanya dikembangkan untuk mengatasi penyakit tropis. Sempat dibayangi ancaman kematian karena kebocoran gas, kulkas semakin populer seiring dengan munculnya freon.
Tan Malaka tampil pertama kali untuk menghimpun kekuatan dalam Persatuan Perjuangan. Oposisi Tan Malaka berhasil menjatuhkan Kabinet Sutan Sjahrir, namun hanya kemenangan semu.
Sutan Sjahrir menemui Tan Malaka untuk bekerja sama. Namun, dua tokoh Minang ini tak sejalan dalam perjuangan. Sjahrir memilih diplomasi membuat Tan Malaka oposisi.
Pohon ini punya narasi mitos bisa menurunkan hujan. Menarik berbagai pemerintah kolonial Eropa untuk mendapatkan dan memperkenalkan tanaman ini ke berbagai negeri jajahan.
Kedigdayaan Jerman dalam adu penalti mentok setengah abad. Adu penalti jadi solusi penentuan pemenang yang sebelumnya ditentukan lewat laga ulang atau lempar koin.
Kostrad menggandeng artis dan seniman dalam operasi penumpasan PKI. Mereka digunakan untuk menghibur prajurit TNI, aktivis mahasiswa, dan ormas anti-PKI.
Beberapa perahu layar berkejaran di lautan lepas. Adu cepat dan ketangkasan membawa hasil bumi Indonesia. Sebuah perlombaan dan tradisi yang tak sepenuhnya hilang.
Siti Djauhari tak sekadar jadi pelengkap kehidupan Sudiro. Sejak muda aktif di pergerakan, Siti sibuk di organisasi wanita hingga jadi teman curhat Fatmawati.
Djalimin dihukum 15 tahun penjara karena membunuh orang Belanda yang akan memerkosanya. Pertanyaan seorang anggota DPR RI kepada pemerintah mendorong pembebasannya.
Sudiro selain mengajar dari satu tempat ke tempat, sedari muda sudah terjun ke dalam dunia pergerakan hingga memiliki peran penting dalam perjuangan kemerdekaan.
Champarade adalah minuman keras yang disajikan di kedai minuman atau penginapan di Batavia. Mirip nama champagne, nama minuman ini berasal dari bahasa Melayu, Tjampoer adoek.
Gedung cagar budaya ini dulunya rumah keluarga Khouw, konglomerat Tionghoa di Batavia. Kini, Candra Naya difungsikan sebagai tempat wisata edukasi dan ibadah.
Sebuah prank menghebohkan penduduk London. Pelakunya mengirim ribuan surat palsu kepada pedagang, pejabat pemerintahan hingga bangsawan untuk datang ke sebuah rumah dalam waktu bersamaan.
Penggagas tanam paksa, Johannes Graaf van den Bosch diabadikan namanya dalam sebuah benteng di Ngawi, Jawa Timur. Benteng ini dijadikan pusat pertahanan Belanda pada masa kolonial.
Bekas tempat karantina budak dari Manggarai di Jakarta ini terus berkembang maju karena kereta api. Kini stasiun kereta apinya menjadi salah satu stasiun terpenting ibukota.